Pratikum 1
PEMROGRAMAN MIKROKONTROLER DENGAN ARDUINO
PEMROGRAMAN MIKROKONTROLER DENGAN ARDUINO
Sebelum memasuki pemrograman mikrokontroler dengan ARDUINO IDE, harus tahu apa itu mikrokontroler dan ARDUINO ?
A.Pengenalan
Arduino
ARDUINO adalah Single
board mikrokontroller (mikrokontroler dalam satu papan rangkaian) yang
bersifat open source dan turunan dari platform wiring untuk dirancang supaya
pembuatan proyek berupa mikrokontroler menjadi lebih mudah. Sistem Arduino
menggunakan bahasa pemrograman standar C, serta bootloader yang dipasang pada
chip utama. Secara
software yaitu Open
source IDE yang digunakan untuk mendevelop aplikasi mikrokontroler berbasis
arduino platform dan Secara hardware
yaitu Single board microcontroler yang bersifat open source hardware yang
dikembangkan untuk arsitektur mikrokontroler AVR 8 bit dan ARM 32 bit.
B.Instalasi Driver
Untuk penginstalan arduino hanya untuk penginstalan Driver
saja karena arduino tersebut portable . Proses instalasi driver harus dilakukan
jika sistem arduino tersebut belum pernah dihubungkan ke komputer yang akan
kita gunakan untuk membuat sebuah program.
Disini saya akan menjelaskan beberapa prosedur dalam instalasi driver
1. Hubungkan Arduino Uno ke komputer
menggunakan kabel USB tipe B
2.
Pada bawah bagian kanan dekstop akan
muncul gambar installing device driver software.
3.Jika sistem operasi Windows tidak
menyediakan driver untuk arduino Uno seperti gambar di bawah ini maka proses
instalasi driver harus dilakukan secara manual.
4.
Maka klik Windows lalu pilih pada
bagian search program dan files kemudian ketik
“ Device Manager” seperti gambar di bawah ini. Lalu klik device manager
6.
Kemudian klik kanan pada unknown device lalu klik Update Driver
Software
7. Pilih Browse my computer for
driver sotfware
8. Kemudian cari installan driver arduino dimana yang anda letakkan di
di komputer dan install drivernya.
9. lalu check di device manager untuk memastikan apakah driver arduino
sudah terinstal atau belum,jika sudah lihat nama COM arduino dan di ingat karena
akan berpengaruh saat menjalankan program.
10. Lalu buka arduino dan akan menampilkan seperti gambar di bawah ini
12. Untuk menjalankan program yaitu dengan mengklilk upload seperti
program di bawah ini
13. Untuk menyimpan program yaitu dengan mengklik save seperti program
di bawah ini
14. Pastikan tipe
board arduino sudah terhubung dengan sistem yang akan digunakan. Caranya yatitu dengan klik tool kemudian pilih
board dan pilih arduino sesuai dengan tipe arduino yang akan digunakan.contoh
sepeti gambar di bawah ini.
15. Kemudian tuliskan contoh program sederhana
16. Lalu jalankan program dengan mengklik upload.Jika ada kesalahan
dalam program maka dapat di lihat dari seperti gambar di bawah ini.
jika program tidak ada
kesalahan dan sudah benar maka menampilkan tulisan "Done Compiling"
seperti gambar di bawah ini.
17. Jika program berjalan dengan
lancar maka LED akan berkediip selama 1 detik.
C. Program arduino dengan Simulasi Proteus menggunakan Library arduino
1. Buka software Isis Proteus seperti gambar di
bawah ini.
2. Kemudian klik yang
berlambang "P" (Pick From Libraries)
3. Lalu pilih arduino, jika
tidak ada arduino di library maka download library arduinonya dulu.setelah di
download lalu file library arduinonya di pindahkan ke Labcenter Electronics. Jika ada maka pilih arduinonya
lalu pilih SIMULINO tergantung versi yang ada dan akan menampilkan seperti
gambar di bawah ini.
4. Kemudian
pilih resistor dan LED.lalu klik terminal mode kemudian pilih Power dan
Ground dan buat rangkain seperti gambar di bawah .
5.
Kemudian program yang ada di arduino tadi di jalankan dan Copy hasil data yang
di jalankan, seperti gambar di bawah.
6.
Lalu klik gambar ardunino sehingga akan menampilkan Edit component dan Paste
data yang di copy di Program file kemudian klik ok.
7.
Lalu Play simulasi dan LED akan High/LOW selama 1 detik dan Jika melihat di
OSCILLOSCOPE yang ada di instrument
Jika
di play akan menampilkan seperti gambar di bawah ini.
** GOOD LUCK


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar